Malam ini, ketika semua aktivitas berakhir sementara, ketika semua kehidupan berhenti sejenak, ku teringat dengan seorang perempuan yang begitu elok rupanya, begitu manis sikapnya, dan sungguh bahagia bisa mengingatnya. Dia sanggup menanam bunga di antara keringnya kegundahan hati, dia mampu menumbuhkan pohon yang rindang tanpa air, dan mampu menyinari malam tanpa bintang.
Tapi dia tak pernah tau apa yang sebenarnya ku miliki untuknya. Suatu rasa yang tidak bisa dijelaskan secara deskriptif ataupun analisis, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata sang penyair pujangga cinta, dan tak bisa dinyanyikan melalui untaian nada musik romantis. Rasa ini diberikan tanpa bisa disadari, dan tak perlu untuk menyadarinya. Karna rasa ini tidak untuk mengharapkan balasan, tidak untuk meminta perhatian dan belas kasihan, tapi rasa ini tulus diberikan kepada seseorang yang benar benar memberikan makna terindah tentang hidup dan kehidupan.
Minggu, 28 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar